IMMEDIATE DENTURE (Sumber : Duta UNMAS)

 

PENDAHULUAN

Immediate Denture adalah suatu denture yang dibuat terlebih dahulu sebelum dilakukan pencabutan gigi dan dipasang segera setelah pencabutan. Pada dasarnya perawatan dengan Immediate denture dapat diberikan kepada penderita yang akan mengalami pencabutan satu gigi, beberapa gigi atau seluruh gigi anterior. Penderita yang karena suatu hal terpaksa gigi anteriomya dicabut, maka penderita akan mengalami gangguan estetik, gangguan fungsional dan bahkan mungkin gangguan psikologik.

Immediate denture tanpa sayap merupakan salah satu denture yang dapat memenuhi persyaratan estetik, karena tidak adanya sayap labial memberikan kesan seolah-olah gigi artifisial keluar (muncul) dari gingiva sehingga tampak asli.

Tujuan dan motivasi utama dalam pemakaian Immediate denture adalah untuk mencegah atau menghindari terjadinya masa ompong akibat adanya pencabutan gigi-geligi yang dapat menyebabkan perubahan pada penampilan wajah, sehingga aktivitas sehari-hari tidak terganggu. Bahkan dengan memakai Immediate denture penderita mempunyai kerahasiaan akan adanya pemakaian gigitiruan dan tetap dapat bergaul dengan masyarakat sekitamya.

INDIKASI DAN KONTRA INDIKASl

Indikasi :

Indikasi perawatan Immediate denture adalah apabila penderita memiliki atau dalam kondisi :

1.    Gigi anterior dengan karies yang parah,

2.    Gigi dengan perubahan wama yang keras, akibat faktor ekstrinsik atau intrinsik,

3.    Gigi dengan kelainan penyakit periodontal parah (gigi sangat goyang, resorbsi tulang aveol),

4.    Kelainan posisi gigi atau susunan gigi anterior (protrusi, retrusi, berdesakan, gigitan terbalik/silang) yang dapat pula disertai dengan kelainan bentuk rahang,

5.    Gigi yang perlu dicabut adalah gigi-gigi anterior (6 gigi), dan dapat diikut sertakannya ‘vberapa gigi posterior,

6.    Kondisi kesehatan umum penderita baik, serta oral higiene baik.

Kontra Indikasi :

Kontra indikasi terhadap perawatan Immediate denture perlu diperhatikan, yaitu apabila :

I.     Adanya abses akut periapikal dan periodontal,

2.    Terdapat kista gigi,

3.    Gigi tertanam yang memerlukan perawatan bedah,

4.    Akar gigi bengkok, yang diperkirakan dengan pencabutan gigi yang sukar,

5.    Menderita penyakit diabetes mellitus (tidak terkontrol) dan penyakit sistemik, maupun pasca terapi radiasi,

6.    Oral higiene yang sangat buruk (jelek),

7.    Penderita tidak kooperatif.

DOWNLOAD DISINI

sumber: perwakilan komisi A psmkgi (2012-2014) FKG UNMAS

daftar pustaka: silahkan hubungi Admin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s