EPISTAKSIS DAN HIPERTENSI-CASE REPORT (FKG UNAND)

Epistaksis dan Hipertensi : Adakah Hubungannya?

Bestari J Budiman, Al Hafiz

 

 Abstrak

Latar Belakang: Epistaksis merupakan suatu kondisi klinis yang sering ditemui dan dapat terjadi pada semua umur dengan banyak variasi penyebabnya. Salah satu faktor risiko yang diduga ikut berperan dalam terjadinya epistaksis adalah hipertensi. 

Tujuan: Menjelaskan hubungan antara epistaksis dengan hipertensi.

Tinjauan Pustaka: Hipertensi diduga tidak menyebabkan epistaksis secara langsung, tapi memperberat episode epistaksis. Mengendalikan tekanan darah sebagai salah satu faktor risiko, akan menurunkan insiden terjadinya epistaksis. Di ruang gawat darurat, pemberian obat anti hipertensi diberikan sebelum atau bersamaan dengan manajemen epistaksis itu sendiri.

Kesimpulan: Terdapat hubungan antara epistaksis dengan hipertensi yang

berlangsung lama dan adanya hipertrofi ventrikel kiri.

Kata kunci : Hipertensi, kegawatdaruratan, penatalaksanaan epistaksis.

 

Pendahuluan

Epistaksis berasal dari bahasa Yunani epistazo yang berarti hidung berdarah. Penanganan epistaksis dengan menekan ala nasi  telah diperkenalkan sejak zaman Hipokrates. Cave Michael (1871), James Little (1879) dan Wilhelm Kiesselbach merupakan ahli-ahli yang pertama kali mengidentifikasi cabang-cabang pembuluh darah yang berada di bagiananterior septum nasi sebagai sumber epistaksis.1 Dikutip dari Dewar, Mitchell menemukan 4,5%

dari 374 orang yang dirawat dengan hipertensi, memiliki riwayat epistaksis.2 Sedangkan Herkner dkk melaporkan dari 213 orang pasien yang datang ke unit gawat darurat dengan epistaksis, ditemukan 33 orang pasien (15,5%)

dengan peningkatan tekanan darah.3

 

Anatomi dan Pendarahan Rongga Hidung

Pembuluh darah utama di hidung berasal dari arteri karotis interna (AKI) dan karotis eksterna (AKE).

Arteri optalmika, yang merupakan cabang dari AKI, bercabang dua menjadi arteri ethmoidalis anterior dan posterior. Cabang anterior lebih besar disbanding cabang posterior dan pada bagian medial akan melintasi atap rongga hidung, untuk mendarahi bagian superior dari septum nasi dan dinding lateral hidung.

 

DOWNLOAD DISINI

 

sumber: perwakilan komisi A psmkgi (2012-2014) FKG UNAND

daftar pustaka: silahkan hubungi Admin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s